<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Muslimah Daily</title>
	<atom:link href="http://elfiani.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://elfiani.wordpress.com</link>
	<description>Belajar Islam</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Jan 2010 10:24:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='elfiani.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Muslimah Daily</title>
		<link>http://elfiani.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://elfiani.wordpress.com/osd.xml" title="Muslimah Daily" />
	<atom:link rel='hub' href='http://elfiani.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hati yang Keras</title>
		<link>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/28/hati-yang-keras/</link>
		<comments>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/28/hati-yang-keras/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 10:20:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elfiani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elfiani.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Hati yang keras memiliki ciri-ciri yang mengindilasikannya, ciri- ciri ini akan berbeda tingkat pengaruhnya pada pemiliknya. Diantara gejala-gejala yang penting untuk kita waspadai adalah : Bermalas-malasan dalam melaksanakan ketaatan dan amal kebaikan, khususnya ibadah. Terkadang menelantarkan ibadah itu. Seperti sholat yang dikerjakan hanya sekedar gerakan tanpa rasa khusyuk. Bahkan terasa sangat menyiksa dan seakan-akan dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elfiani.wordpress.com&amp;blog=11469444&amp;post=34&amp;subd=elfiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Hati yang keras memiliki ciri-ciri yang mengindilasikannya, ciri- ciri ini akan berbeda tingkat pengaruhnya pada pemiliknya. Diantara gejala-gejala yang penting untuk kita waspadai adalah :</p>
<ol>
<li>Bermalas-malasan dalam melaksanakan ketaatan dan amal kebaikan, khususnya ibadah. Terkadang menelantarkan ibadah itu. Seperti sholat yang dikerjakan hanya sekedar gerakan tanpa rasa khusyuk. Bahkan terasa sangat menyiksa dan seakan-akan dia dalam penjara yang ingi segera menyelesaikannya. Dia juga sangat berat untuk melaksanakan ibadah-ibadah sunnah.<span id="more-34"></span></li>
<li>Hatinya tidak berkesan dengan bacaan ayat-ayat Al Qur&#8217;an dan dengan nasihat-nasihat. Dia sering mendengar ayat-ayat yang berisi janji-janji dan ancaman Allah Ta&#8217;ala, akan tetapi hatinya tidak terkesan dan dia tidak khusyuk serta tunduk.</li>
<li>Tidak terkesan dengan kejadian-kejadian yang ada di sekelilingnya, mulai dari kematian dan peristiwa-peristiwa alam yang terus datang silih berganti. Dia melihat orang meninggal yang digiring menuju pemakaman seolah-olah hal yang tidak akan pernah terjadi.</li>
<li>Kecintaanya terhadap dunia smakin bertambah bahkan lebih mengutamakannya daripada akhirat. Seluruh obsesinya tercurah padanya. Keuntungan-keuntungan duniawi menjadi ukuran ketika dia mencintai, membenci dan ketika dia menjalin hubungan dengan manusia.</li>
<li>Pengagungan kepada Allah Ta&#8217;ala menjadi lemah, ghirohnya padam, akar keimanannya rapuh. Dia tidak murka apabila batas-batas Allah diterjang. Dia melihat kemunkaran dan hanya diam membatu. Dia juga mendengar tentang dosa-dosa yang menghancurkan, akan tetapi seolah-olah tidak pernah terjadi.</li>
<li>Kekuatiran akan selalu melingkupi hati yang keras. Dadanya terasa sempit, merasa gelisah dan sesak bersama dengan mausia. Tidak pernah merasakan ketenangan dan kedamaian, dia akan terus diliputi rasa cemas dalam segala hal.</li>
<li>Kemaksiatan yang dilakukannya akan menumbuhkan bentuk kemaksiatan yang lainnya. Seingga sulit sekali untuk menghindarinya, bahkan sudah menjadi kebiasaannya.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elfiani.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elfiani.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elfiani.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elfiani.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/elfiani.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/elfiani.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/elfiani.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/elfiani.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elfiani.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elfiani.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elfiani.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elfiani.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elfiani.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elfiani.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elfiani.wordpress.com&amp;blog=11469444&amp;post=34&amp;subd=elfiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/28/hati-yang-keras/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/747fa2d78cab889b68c294149c86914e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elfiani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Golongan Kafir</title>
		<link>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/19/golongan-kafir/</link>
		<comments>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/19/golongan-kafir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 14:55:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elfiani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[alqur'an]]></category>
		<category><![CDATA[ciri-ciri]]></category>
		<category><![CDATA[golongan]]></category>
		<category><![CDATA[kafir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elfiani.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam Al Qur&#8217;an Allah SWT, menggambarkan ciri-ciri dari orang kafir. Coba kita buka Al Qur&#8217;an Surat Al Baqoroh ayat 6-7, yang artinya : 6.  Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka,  kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. 7.  Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka[20], dan penglihatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elfiani.wordpress.com&amp;blog=11469444&amp;post=26&amp;subd=elfiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di dalam Al Qur&#8217;an Allah SWT, menggambarkan ciri-ciri dari orang kafir. Coba kita buka Al Qur&#8217;an Surat Al Baqoroh ayat 6-7, yang artinya :<span id="more-26"></span></p>
<p>6.  Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka,  kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.</p>
<p>7.  Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka<strong>[20]</strong>, dan penglihatan mereka ditutup<strong>[21]</strong>. dan bagi mereka siksa yang amat berat.</p>
<p>Keterangan :</p>
<p><strong>[20] </strong> yakni orang itu tidak dapat menerima petunjuk  dan segala macam nasehatpun tidak akan berbekas padanya.</p>
<p><strong>[21] </strong> Maksudnya:  mereka tidak dapat memperhatikan dan memahami ayat-ayat Al Quran yang mereka dengar dan   tidak dapat mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran Allah yang mereka lihat di cakrawala, di permukaan bumi dan pada diri mereka sendiri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elfiani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elfiani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elfiani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elfiani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/elfiani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/elfiani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/elfiani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/elfiani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elfiani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elfiani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elfiani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elfiani.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elfiani.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elfiani.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elfiani.wordpress.com&amp;blog=11469444&amp;post=26&amp;subd=elfiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/19/golongan-kafir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/747fa2d78cab889b68c294149c86914e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elfiani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak</title>
		<link>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/19/dakwah-salafiyah-dakwah-bijak/</link>
		<comments>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/19/dakwah-salafiyah-dakwah-bijak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 06:57:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elfiani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[bid'ah]]></category>
		<category><![CDATA[bijak]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[salafiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://elfiani.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menentukan sepuluh kaidah dalam menghadapi ahli bid&#8217;ah. Sepuluh kaidah itu adalah : Tidak menyalahkan seorang mujtahid apabila dia salah dalam ijtihadnya. Lebih utama dari itu adalah, jangan sampai mengkafirkan atau memfasiqkannya. Adanya sebab bagi pelaku bid&#8217;ah bukan berarti kita memaafkannya dan membolehkan untuk mengikutinya, melainkan kita harus tetap mengingkari bid&#8217;ah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elfiani.wordpress.com&amp;blog=11469444&amp;post=9&amp;subd=elfiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em> </em>Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menentukan sepuluh kaidah dalam menghadapi ahli bid&#8217;ah. Sepuluh kaidah itu adalah :<em> </em></strong></p>
<ol>
<li><strong>Tidak menyalahkan seorang mujtahid apabila dia salah dalam ijtihadnya. Lebih utama dari itu adalah, jangan sampai mengkafirkan atau memfasiqkannya.</strong></li>
<li><strong>Adanya sebab bagi pelaku bid&#8217;ah bukan berarti kita memaafkannya dan membolehkan untuk mengikutinya, melainkan kita harus tetap mengingkari bid&#8217;ah yang dia lakukan dengan disertai adab yang baik.</strong></li>
<li><strong>Tidak memvonis orang yang melakukan bid&#8217;ah bahwa dia termasuk ahlu bid&#8217;ah yang memperturutkan hawa nafsu, juga tidak boleh memusuhinya dikarenakan bid&#8217;ahnya, kecuali jika bid&#8217;ah yang dilakukannya sudah masyhur di kalangan <em>ahlul &#8216;ilmi</em> sebagai bid&#8217;ah kelas berat.<span id="more-9"></span></strong></li>
<li><strong>Tidak menghukumi pelaku bid&#8217;ah bahwa dia adalah orang yang celaka atau termasuk golongan sesat yang tujuh puluh dua, kecuali jika bid&#8217;ah yang dilakukan adalah bid&#8217;ah yang bisa mengkafirkan si pelaku.</strong></li>
<li><strong>Harus benar-benar dipastikan keadaan pelaku bid&#8217;ah, bahwa dia telah melakukan suatu perbuatan yang  menjadikannya kafir atau fasiq. Sebab, kita tidak boleh mengkafirkan atau memfasiqkan seseorang kecuali ada hujjah yang pasti.</strong></li>
<li><strong>Bersungguh-sungguh untuk menyatukan hati dan kalimat kaum muslimin, memperbaiki hubungan antar sesama dan berhati-hati jangan sampai perbedaan dalam masalah <em>furu&#8217; </em>dan tidak prinsip menjadi sebab pemutus silaturrahim antar kaum muslimin.</strong></li>
<li><strong>Bersikap objektif dan proporsional ketika menyebutkan kebaikan dan keburukan seseorang yang dianggap melakukan bid&#8217;ah. Kebenaran dari mereka harus diterima dan kebatilannya harus ditolak. Seperti inilah gambaran ummat terbaik.</strong></li>
<li><strong>Harus memperhatikan syarat-syarat <em>amar ma&#8217;ruf nahi munkar </em>dalam menyeru kepada sunnah dan mencegah dari bid&#8217;ah, dengan mendahulukan mana yang lebih prioritas dan seterusnya.</strong></li>
<li><strong>Dibolehkannya memberikan hukuman kepada orang yang menyeru kepada bid&#8217;ah, baik berupa teguran lisan maupun sanksi fisik. Sebab <em>madhorot </em>bid&#8217;ahnya bisa merembet kepada orang lain. Berbeda dengan pelaku bid&#8217;ah yang diam-diam, karena itu adalah urusan Allah SWT.</strong></li>
<li><strong>Sholat di belakang pelaku bid&#8217;ah adalah sah jika tidak memungkinkan sholat di belakang <em>muttabi&#8217; </em>(orang yang mengikuti sunnah). Namun jika memungkinkan, maka masalah inipun masih diperselisihkan di kalangan ulama.</strong></li>
</ol>
<p><strong>Demikianlah, dengan keilmuan yang tinggi dan wawasan yang mendalam, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berlaku bijak, toleran <em>(tasamuh) </em>dan tidak fanatik sempit menyikapi perbedaan pandangan dengan kelompok yang disebutnya ahlu bid&#8217;ah.</strong></p>
<pre><strong>Dari berbagai sumber.
<!--more--><!--more--></strong></pre>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elfiani.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elfiani.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elfiani.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elfiani.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/elfiani.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/elfiani.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/elfiani.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/elfiani.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elfiani.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elfiani.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elfiani.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elfiani.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elfiani.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elfiani.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elfiani.wordpress.com&amp;blog=11469444&amp;post=9&amp;subd=elfiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/19/dakwah-salafiyah-dakwah-bijak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/747fa2d78cab889b68c294149c86914e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elfiani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Syukur dan Sabar</title>
		<link>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/16/hello-world/</link>
		<comments>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/16/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 06:16:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elfiani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Istri Sholihah]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[sholihah]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Seorang wanita memaki al-Ashma&#8217;i, karena tidak mendukungnya bersabar dan bersyukur dalam hidup. Seorang menteri, al-Ashma&#8217;i pergi ke padang pasir. Di tengah padang pasir ia melihat sebuah kemah. Di dalamnya ada wanita cantik mempersilakannya masuk. Al-Ashma&#8217;i berkata, &#8220;beri aku air.&#8221; Ia berkata, &#8220;Aku tidak bisa karena suami tidak mengizinkan. Tetapi kau boleh meminum susu jatah sarapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elfiani.wordpress.com&amp;blog=11469444&amp;post=1&amp;subd=elfiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seorang wanita memaki al-Ashma&#8217;i, karena tidak mendukungnya bersabar dan bersyukur dalam hidup.<span id="more-1"></span></strong></p>
<p><strong>Seorang menteri, al-Ashma&#8217;i pergi ke padang pasir. Di tengah padang pasir ia melihat sebuah kemah. Di dalamnya ada wanita cantik mempersilakannya masuk.</strong></p>
<p><strong>Al-Ashma&#8217;i berkata, &#8220;beri aku air.&#8221; Ia berkata, &#8220;Aku tidak bisa karena suami tidak mengizinkan. Tetapi kau boleh meminum susu jatah sarapan pagiku.&#8221; Lalu al-Ashma&#8217;i meminum susu itu.</strong></p>
<p><strong>Tiba-tiba suaminya datang. Wanita cantik itu mengambil air dan keluar dari kemahnya. Lelaki itu adalah orang tua yang buruk rupanya. Dia membantu suaminya turun dari unta. Lalu membasuh kedua tangan dan kaki suaminya. Kakek tua itu tidak menegur al-Ashma&#8217;i. Ia memperlakukan istrinya dengan kasar.</strong></p>
<p><strong>Al-Ashma&#8217;i  berkata,&#8221; Untuk apa kamu bergantung kepadanya? Apa karena hartanya? Sedangkan ia miskin. Karena akhlaqnya yang buruk? atau karena ketampanannya? Padahal, ia buruk rupa.</strong></p>
<p><strong>&#8220;Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, Iman itu setengahnya kesabaran, sisanya syukur.&#8221; Wanita itu bersyukur karena memiliki kecantikan dan akhlaq mulia. Dia ingin menyempurnakan sisanya dengan kesabaran dan berkhidmat pada suaminya.</strong></p>
<p><strong>Ada nggak ya muslimah jaman sekarang yang seperti itu&#8230;.?</strong></p>
<pre><strong>Dari Majalah Sabili
</strong></pre>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/elfiani.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/elfiani.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/elfiani.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/elfiani.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/elfiani.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/elfiani.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/elfiani.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/elfiani.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/elfiani.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/elfiani.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/elfiani.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/elfiani.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/elfiani.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/elfiani.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=elfiani.wordpress.com&amp;blog=11469444&amp;post=1&amp;subd=elfiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://elfiani.wordpress.com/2010/01/16/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/747fa2d78cab889b68c294149c86914e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">elfiani</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
